Pace Berapa Saya Harus Berlari?

Kamu pelari pemula dan tidak tau seberapa cepat berlari? Banyak pelari terutama pemula yang bertanya – tanya, Pace berapa seharusnya berlari? Sebagian besar pelari akan berlari dengan easy pace diawal awal. Tapi, benarkah kamu sudah berlari dengan pace yang nyaman? Cara mudah ngetesnya adalah dengan cara berlari sambil ngobrol / conversation pace. Jika kamu merasa nyaman, maka itulah easy pace’mu. Apabila merasa terengah-engah, maka kamu harus kurangi kecepatanmu.

Keuntungan Berlari dengan Easy Pace

Salah satu untuk membentuk endurance/daya tahan tubuh yang baik adalah dengan sering lari dengan conversation pace. Hal ini berguna untuk meningkatkan kemampuan aerobik. Dimana tidak terlalu memberatkan organ jantung untuk bekerja keras. Selain itu banyak manfaat yang akan didapatkan, seperti :

  • Membantu untuk menguatkan otot kaki dan teknik pernafasan ketika berlari
  • Membuat teknik berlari semakin efisien
  • Melatih jantung dan hati, bahwa olahraga lari tidak berat

Lalu Bagaimana Pace Berlari?

Sebagai pelari pemula, kamu harus membiasakan diri dengan conversation pace / easy pace. Dengan cara mencoba “talk test”, bicara ketika berlari. Lari gak harus melulu harus kencang kawan. Untuk membentuk base running , kamu dapat melakukan jogging ringan. Selain itu kamu juga bisa melakukan lari di treadmill. Mulailah dari jalan cepat hingga jogging ringan. Tentu saja dengan menjaga ketika berlari dapat berbicara dengan mudah.

Pilih Jarak atau Kecepatan Berlari?

Sebagai pelari pemula, lebih baik kamu meningkatkan jarak yang dapat kamu tempuh terlebih dahulu. Atau bisa juga menghabiskan waktu kamu berlari. Terus lakukan lari dengan easy pace untuk membentuk endurance dan kekuatan otot kamu. Maka nantinya kecepatan lari akan kamu dapatkan dengan sendirinya.

Kapan Berlatih Speed Workout?

Disarankan untuk pelari pemula jangan terlalu memaksakan untuk speed workout seperti interval run, karena jika otot kaki kamu belum siap maka akan cidera. Setidaknya kamu harus bersabar berlari dengan easy pace kurang lebih 2 bulan (tergantung kondisi masing-masing orang). Setelah tubuhmu siap, maka kamu dapat melakukan speed training setidaknya sekali dalam seminggu. Kamu dapat latihan interval run, fartlek, atau hill repeats untuk dapat meningkatkan kecepatan berlari. Tapi jangan terlalu dipaksakan, kamu harus paham dengan kondisi tubuhmu. Setelah latihan speed workout, besoknya kamu bisa istirahat dulu untuk recovery.

Tinggalkan komentar