Mengenal Beberapa Sepatu Lari, Mana Pilihanmu

Halo sobat lari, pada artikel kali ini akan membahas jenis berbagai macam merk sepatu lari yang sering dipakai pada umumnya. Perlu diperhatikan sebelum membeli sepatu lari pria maupun sepatu lari wanita adalah ukurannya karena bisa berbeda. Selain ukuran lari, maka perlu diperhatikan juga jenis kaki sobat, apakah tipe wide, narrow atau lainnya. Untuk mengantisipasi hal ini, baiknya sobat langsung datang ke outlet resmi berbagai merk sepatu lari, tanya-tanya dulu kepada mas/mbak penjaga outlet dan coba langsung sepatunya.

Seperti yang sudah kita ketahui pada umumnya, sepatu merk luar ini bisa dibilang mainstream bagi pelari pemula. Karena brand ini sudah terkenal sudah lama di Indonesia, seperti : Nike, Adidas, Puma, Reebok, diadora dan masih banyak lainnya. Selain itu  merk ini tidak hanya merilis sepatu lari saja, mereka merilis berbagai macam sepatu untuk lifestyle, basket, skateboard dll.

1. Sepatu lari nike

Sejarah Sepatu lari nike di Indonesia

Brand Nike adalah salah satu perusahaan apparel (sepatu, pakaian dan alat-alat olahraga) berasal dari Amerika Serikat yang merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Logo nike sangat mudah diingat karena bentuknya simpel seperti tanda centang yang berarti hal yang sudah benar. Brand ini biasa dikenal dengan sebutan “swoosh” , dan slogan “Just Do It”. Nike telah beroperasi di Indonesia sejak 1988 dan sebagian besar pabrik yang memproduksi untuk Nike berlokasi di daerah yang baru dikembangkan untuk industri ringan di Tangerang dan Serang.

Teknologi sepatu lari nike

Berdasarkan midsole yang digunakan, sepatu lari nike memiliki beberapa teknologi yang digunakan untuk membantu para pelari untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Teknologi diantaranya :

a. Free Run

Teknologi Nike Free ini sangat lentur dan menyesuaikan gerakan kaki sobat baik untuk lari atau berjalan. Salah satu sepatu dengan teknologi ini adalah Nike Free Running 2019 yang memungkinkan sensasi lari seperti tidak menggunakan sepatu. Nike Free ditujukan untuk olahraga lari dengan jarak tempuh lebih pendek Bantalan busa di sol bagian tengah Nike Free lebih padat, lebih datar, dan lebih rendah sehingga dapat melindungi kaki dari cidera.

b. Lunarlon

Teknologi Lunarlon adalah berupa bantalan lembut dan responsif untuk para pelari dan pemain basket. Penemu teknologi ini terinspirasi dari cara para astronot berjalan di bulan; ringan tak berbobot, lembut, dan empuk. Kemudian dengan membentuk tim insinyur kimia, desainer, dan teknisi, mereka mulai mencari material-material yang tepat untuk membuat teknologi tersebut. Lunarlon dibuat dengan material yang sempurna yaitu perpaduan busa dan udara. Teknologi ini dapat menjaga stabilitas dan mendukung pada pergelangan kaki. Sehingga jika melompat atau berlari kaki sobat terhindar dari cidera

c. React

Teknologi Nike React mungkin tidak asing lagi, karena banyak juga digunakan untuk sepatu lifestyle, seperti : React element 55, React element 87, dll. Layaknya seperti teknologi sepatu nike yang lain, Nike React adalah sebuah teknologi yang baru dikembangkan oleh agar memperoleh bantalan yang empuk.

Sebelumnya, Nike melakukan survey dengan menanyakan kepada para atlet profesional, sepatu seperti apa yang mereka perlukan? Para atlet mengatakan mereka membutuhkan sebuah sepatu yang memiliki bantalan yang empuk, lalu memberikan energy return yang lebih baik, sepatu tersebut juga memiliki bobot yang ringan, dan yang pastinya tahan lama. WOW, Perfecto 😀

Hasil pengujian membuktikan bahwa Nike React memberikan energy return lebih besar 13% dibandingkan dengan teknologi Lunarlon. Nike mengklaim bahwa Nike React akan memberikan sensasi bantalan yang empuk ketika kaki mendarat. Selain itu Nike React akan dengan cepat kembali kebentuk awal ketika diberi tekanan. Jadi bisa disimpulkan bahwa teknologi Nike React memiliki semua yang diinginkan oleh atlet lari, basket, dan mungkin atlet cabang olah raga lainya. Nike React bersifat tahan lama, memberikan energy return yang baik, ringan, dan juga memiliki bantalan yang empuk. Nike React ini sudah ditanamkan pada beberapa sepatu lari, basket dan bahkan untuk kebutuhan lifestyle.

d. Zoom Air

Nike Zoom Air merupakan perkembangan dari teknologi nike air. Berbeda dengan nike air, zoom air memiliki serat untuk menopang air unit. Ketika air unit ini diberi penekanan maka serat di dalam air unit akan merenggang. Serat inilah yang membuat zoom air menjadi lebih responsif. Ketika kaki seorang atlet menginjak air unit , maka serat pada air unit akan menahan tekanan. Air unit dan serat didalamnya akan meloncat kembali kebentuk semula, dan menghasilkan ‘energy return’ dan respon yang kuat dari tanah. Nike Zoom Air memiliki Air Unit yang lebih tipis daripada Nike Air. Maka dapat memberi keuntungan agar kaki kita lebih dekat dengan tanah dan meningkatkan kestabilan kaki, terutama ketika kita melakukan gerakan cepat. Nike Zoom Air ini juga dirancang untuk berbagai olahraga yang memerlukan kecepatan.

e. Joyride

Nike Joyride termasuk teknologi terbaru dari nike. Dengan ciri khas terdapat butiran busa diletakkan pada empat kantong yang tersebar di sepanjang bagian bawah kaki. Sehingga bantalan tersebut membuat nyaman kaki saat terkena benturan. Pada saat kaki menyentuh tanah, udara di antara manik-manik keluar melalui sol, yang membantu menangkal kekuatan benturan. Nike Joyride diklaim memiliki penyerapan goncangan 14% lebih baik daripada sol sepatu lainnya. Ketika sepatu ini sering dipakai, kelompok manik-manik di masing-masing bagian ini akan menyesuaikan dengan bentuk kaki penggunanya, sehingga menghasilkan sistem bantalan yang seolah dibuat khusus untuk kaki penggunanya.

Rekomendasi Sepatu lari nike murah :

a. Nike Revolution 5 (Rp. 500.000 s/d Rp. 700.000)

Nike Revolution 5 adalah sepatu lari yang cocok pagi yang mulai menekuni olahraga lari. Dengan harga yang terjangkau mulai dari 300 ribuan (jika dapat diskon :D), dengan busa lembut untuk memastikan kenyamanan lari untuk jarak pendek. Nike Revolution 5 menawarkan kepada pelari dengan karakteristik dan modelnya degan sepatu lari yang lebih mahal yaitu Epic React.  Saat pertama kali mencoba, ukurannya pas dan nyaman. Karena bagian atas /upper sangat ringan dan tipis, sehingga banyak ruang bagi kaki untuk bergerak. Sepatu ini ketika digunakan rasanya stabil dan nyaman untuk bergerak. Jika sobat mencari sepatu lari nike murah dan ganteng untuk semua bidang olahraga, Nike Revolution 5 akan menjadi pilihan yang baik.

b. Nike Lunar Converge (Rp. 800.000 s/d Rp. 1.000.000)

Sepatu lari Nike Lunar Converge cocok digunakan untuk berbagai macam olahraga. Tidak hanya untuk lari, sepatu ini bisa digunakan dengan nyaman untuk senam, nge-gym, dan lainnya. Hal ini dikarenakan sepatu lari ini dibuat dari perpaduan bahan synthetic mesh yang breathable dengan busa empuk pada bagian midsole-nya. Selain itu, rubber pada outsole-nya membuat kaki terasa ringan saat dipakai.

c. Nike Air Zoom Pegasus 36 (Rp. 1.500.000 s/d Rp. 1.799.000)

Nike Air Zoom Pegasus 36 adalah sepatu lari yang relatif sederhana, dirancang untuk menyenangkan banyak pelari dengan harga yang wajar. Ini fitur platform netral dengan offset 10mm dan berat 9,9 ons sedikit cepat dalam ukuran 10 pria. Angka 36 pada Pegasus ini berarti versi ke-36, jadi sudah ada selama bertahun-tahun, dan berawal dari gagasan bahwa sepatu harus terjangkau, tahan lama dan nyaman. Jadi bisa disimpulkan bahwa Nike Pegasus umumnya cukup tahan lama dan dengan kualitas yang bagus. Beberapa orang mengeluh bahwa ketika awal dipakai sepatu ini terasa ketat dan kaku. Tetapi pengalaman saya menggunakan Pegasus 36 setidaknya memerlukan waktu satu minggu agar terasa melebar. Disarankan untuk membeli sepatu ini adalah ukuran sepatu anda / True to size. Dari segi harga memang sepatu ini termasuk agak mahal.

2. Sepatu lari adidas

Sepatu lari adidas merupakan salah satu produk dari Jerman ini. Sepatu adidas ini mulai diproduksi sejak tahun 1920-an di Herzogenaurach dekat Nuremberg. Brand adidas merupakan perusahaan pakaian olahraga terbesar di Eropa dan kedua terbesar di dunia setelah Nike. Adidas sudah lama berkecimpung di dunia olahraga di segala bidangnya dengan menawarkan sepatu, pakaian serta beragam aksesori pelengkap olahraga yang bernilai seni pada setiap produknya. Adidas ternyata mempunyai singkatan lho, yaitu “All day I dream about sports” (Tiap hari aku bermimpi tentang olahraga). Berikut beberapa tipe sepatu lari adidas yang sering kita jumpai :

a. Ultraboost

Seri UltraBoost muncul pertama kali pada Januari 2015. Varian-varian yang muncul setelahnya tidak banyak berbeda dengan seri pertama itu. Semua menjadi sepatu yang nyaman dan handal di kaki para pelari. Pada tahun 2019, adidas memperkenalkan UltraBoost yang berbeda karena ditambahkan angka 19. Pada Ultraboost 19 ini terlihat lebih tebal dengan midsole Boost setinggi 29mm di tumit dan 19mm di bagian depan kaki.
Pada tahun 2020, sepatu ini dirilis dengan nama Ultraboost 20 yang berarti rilis ditahun 2020, harga sepatu lari adidas ultraboost ini dibandrol Rp. 3.000.000,-. Namun sobat lari bisa kunjungi website resminya, karena disana sering ada diskon. www.adidas.co.id

b. Pureboost

Bantalan Sepatu lari Pureboost ini memiliki keunggulan efisiensi energi dan outsole fleksibel menghasilkan lari yang mulus. Energi berkelanjutan Boost adalah bantalan kami yang paling responsif, menghasilkan energy return terbaik: Semakin besar energi yang dilepas, maka semakin besar yang diperoleh Natural fit Moulded heel counter dengan teknologi Fitcounter yang menghasilkan natural fit untuk mengoptimalkan gerakan otot Achilles.

c. SolarBoost

Sepatu lari  Adidas SolarBoost ini ditujukan bagi para pelari profesional. Sepatu seri SolarBoost ini mempunyai teknologi Techfit Stretch Mesch (TFP) yang berfungsi untuk menjahit serabut-serabut berisi material dari Parley. Kalau diperhatikan, bagian samping sepatu terasa begitu presisi sehinga bakalan terasa pas dengan kaki para penggunanya. TFP pada bagian atas pun mampu membuat gerakan kaki menjadi lebih lentur saat berlari. Kemudian, Outsole Karet Continental pun disertakan supaya sepatu ini mempunyai daya cengkeram yang kuat, entah itu pada permukaan jalur yang kering maupun yang basah. Sol sepatu di bagiah bawah terasa lentur sekali. Jika sobat memakai sepatu ini bakalan nyaman dan lebih MANTUL untuk berlari 😀

d. SolarGlide

Sepatu lari Adidas SolarGlide cukup mumpuni untuk pelari aktif. Tidak beda jauh dengan SolarBoost, SolarGlide juga dibekali dengan teknologi Fit Counter yang bikin pergerakan tumit jadi lebih optimal. Di bagian bawah sepatu, ada Torsion System yang bisa bikin pelari melangkah dengan lebih stabil. Di sisi lain, sepatu seri ini juga mempunyai outsole karet Continental yang bikin penggunanya bisa lebih gesit ketika berdiri. Namun sayang, kamu enggak akan menemukan teknologi TFP di samping sepatu.

e. SolarDrive

Pada bagian upper sepatu ini dirancang dengan flex-fold sempurna. Kemudian, ada Stretchweb outsole yang berfungsi untuk membuat transisi dari tumit ke bagian ujung jari kaki menjadi lebih mudah. Cukup dengan mengeluarkan uang sebesar Rp1,7 juta, kamu bisa mendapatkan sepatu ini. Dari ketiga sepatu Adidas SolarBoost, SolarGlide, dan SolarDrive didukung oleh sol Boost dengan performa mumpuni yang sangat responsif, tapi bobotnya ringan. Jika kamu pelari dengan kaki tipe flat, kamu bisa memilih varian SolarGlide ST dan SolarDrive ST.

3. Sepatu Lari Puma

a. Puma Faas 500 S

Secara keseluruhan, sepatu ini tampil baik di setiap medan. Puma Faas 500 S sedikit lebih empuk daripada Saucony Mirage 3, sepatu drop rendah lainnya dengan beberapa elemen bantalan, dan merupakan pilihan bagus untuk pelari yang terbiasa dengan sepatu yang lebih empuk yang mencari kemudahan ke nuansa yang lebih alami. Secara keseluruhan, berlari dengan Faas 500 S cukup nyaman di kaki sobat.

b. Puma Faas 1000

The Faas 1000 dirancang untuk pelari sehari-hari yang mencari pelatih harian yang menyediakan sedikit bantalan ekstra. Sepintas, sepatu itu terlihat tebal, namun ternyata sepatu ini termasuk ringan. Versi pertama dari Puma Faas 1000 adalah digunakan untuk latihan harian yang solid serta menyediakan banyak bantalan sehingga stabil dan mulus. Karena ini adalah edisi pertama dari Faas 1000, optimis bahwa peningkatan dan pembaruan yang diperlukan akan dilakukan untuk keseluruhan estetika sepatu serta desain ulang sistem lacing dengan peningkatan berikutnya. Sepatu lari ini dapat digunakan untuk latihan harian tetapi juga dipakai untuk mereka yang ingin mendapatkan jarak tempuh.

c. Sepatu lari Puma Ignite

Sepatu lari  Puma Ignite yang satu ini memang didesain untuk berlari dengan kecepatan yang maksimal. Dengan teknolologi IGNITE Foam khas Puma, kamu akan diberikan pantulan lebih guna membuat kaki lebih cepat melangkah saat berlari. Desain yang kokoh dari sepatu lari ini pun buat Puma Ignite jadi pilihan terbaik untuk kamu yang mau lebih serius saat berlari.

3. Sepatu Lari Reebok

a. Reebok ahary runner

Sepatu reebok ahary runner adalah sepatu entry-level untuk pelari baru yang memulai lari di jalan. Pada pengujian sepatu ini dipakai lari dengan jarak tiga mil tidak masalah, karena Reebok tidak mengklaim untuk jarak tempuh yang tinggi. Sepatu lari ini memiliki daya tahan yang baik untuk program kasual dan lari, tetapi teliti kebutuhan spesifik sobat ketika mau dipakai lari atau kasual.

b. Reebok Harmony Road 2

Sepatu The Harmony Road 2 adalah versi Reeboks dari Nike Lunar Glide atau Brook’s Ghost. Dengan harga $ 120, sepatu lari  ini berada di mid-level Reebok. Sepatu ini akan bersaing dengan dengan hampir semua sepatu untuk daily trainer di pasar. The Harmony Road 2 dirancang untuk LSD (Long Slow Distance) yang sangat hebat. Ini sepertinya langkah besar ke depan bagi Reebok untuk menjadi merek yang berkembang. Sepatu ini secara mengejutkan sangat ringan, terutama dibandingkan dengan tampilannya. Ini bukan sepatu yang paling bagus secara estetika dan mungkin sepatu lari ini cocok untuk seorang pelari master untuk mengenakannya.

c. Reebok Floatride Run

Sepatu Reebok Floatride Run memiliki bantalan yang empuk yang secara mengejutkan beratnya cukup ringan yaitu 8,2 ons. Sepatu lari ini dirancang untuk pelatihan harian dan memiliki dan mungkin saja cocok bagi sobat. Reebok memperkenalkan sepatu lari baru ke pasar dengan harga yang kompetitif untuk Latihan harian. Sepatu lari ini tidak direkomendasikan kepada pelari yang sangat serius. Namun, sepatu ini termasuk sepatu untuk Latihan yang cukup ringan dengan harga yang cukup terjangkau sekitar 600 ribuan.

d. Reebok Floatride Run Fast PRO

Sepatu Reebok Run Fast Pro adalah sebuah sepatu dengan flat design untuk race atau kecepatan. Tampaknya ini adalah langkah yang sangat berani bagi Reebok untuk memasuki kembali pasar internasional dengan telah menciptakan sesuatu yang istimewa dengan Floatride Run Fast Pro. Kesan awal sepatu agak menurun karena betapa ringannya sepatu ini. Floatride Run fast Pro adalah dua ons penuh lebih ringan dari Adidas Sub2, dan setengah dari berat Vaporfly 4%. Harga sepatu lari ini memang cukup dibilang mahal karena teknologi yang ada pada sepatu ini dan untuk race / kecepatan.

4. Sepatu lari diadora

Mungkin beberapa sobat lari menganggap bahwa diadora ini brand dari Indonesia 😀 . Ternyata Diadora adalah berasal dari Italia. Harga Sepatu lari diadora memang bisa dibilang terjangkau jika dibandingkan dengan harga sepatu lari adidas maupun nike. Beberapa tipe sepatu lari diadora yang mungkin bisa menjadi pilihan :

a. Diadora Garbi

Sepatu Diadora memberikan banyak pilihan untuk sepatu lari murah berkualitas untuk kamu pilih. Salah satunya adalah Diadorea Garbi. Sepatu ini juga cocok untuk kamu yang lebih keseriusan dalam berlari dibanding mencari gaya sporty. Sol dan bahan yang digunakan pada sepatu memang pilihan tepat untuk membuat sepatu lari ini lebih ringan dan nyaman dipakai.

b. Diadora Mythos Blushield Elite

Sepatu Diadora Mythos Blushield Elite menggunakan teknologi Blushield, CCB, Ortholite, Duratech 5000, dan Flexoft. Sepatu lari ini dibuat dengan teknologi Blushield yang inovatif di seluruh area kaki dan dirancang khusus untuk cengkraman seluruh kaki dan memberi keseimbangan sempurna. Bahan yang terbuat dari mesh udara nilon dapat memberikan sirkulasi udara yang baik dan memberi kenyamanan pada kaki sama halnya dengan insole Ortholite. Dengan menampilkan desain modern, sepatu ini dapat menjadi temanmu dalam berlari.

c. Diadora Mythos Blushield Fly Hip

Sepatu Diadora Mythos Blushield Fly Hip juga sama seperti Diadora Mythos Blushield Elite dalam hal penggunaan teknologi. Bahan yang digunakan pada sepatu lari ini sama seperti Diadora Mythos Blushield Elite yang membedakan pada grafis cetak 3D yang berwarna-warni memberikan model tampilan yang mencolok. Penampilanmu akan langsung mencuri perhatian bila kamu menggunakan sepatu ini, termasuk gebetanmu 😀

d. Diadora Mythos Racer Evo 3

Sepatu lari ini yang dirancang khusus untuk memastikan keamanan dan kenyamanan maksimal selama kamu gunakan dalam berlari. Bagian upper sepatu ini terbuat dari nilon jala udara yang didukung dengan teknologi SuprellTech, berfungsi untuk memastikan adanya sirkulasi yang baik dan kenyamanan pada kaki. Dengan penggunaan mikro injeksi KPU, Diadora Mythos Racer Evo 3 menawarkan dukungan kaki yang seimbang yang menjadikan sepatu ini sebagai teman latihanmu.

Demikian artikel panjang ini dibuat untuk sobat lari yang sedang mencari sepatu lari, semoga bisa menjadi referensi. Namun bagi sobat lari yang ingin mencari sepatu lari lokal terbaik, selanjutnya akan diulas dipostingan berikutnya.

Tinggalkan komentar