Begini Cara Jogging yang Benar

Halo sobat lari, sudah tahukah tentang cara jogging yang benar? Mungkin beberapa orang sudah biasa melakukan olahraga jogging, namun yang dilakukannya belum tentu benar. Banyak sekali manfaat yang kita dapatkan jika kita jogging, namun jika salah cara jogging maka akan berakibat cidera. Berikut beberapa tahapan agar sobat dapat melakukan jogging dengan nyaman :

1.Pemanasan / Warm Up

Pemanasan /warming up adalah hal yang sangat penting dilakukan sebelum memulai olahraga apapun, termasuk olahraga jogging. Seperti halnya yang wajib dilakukan pada artikel Tips Lari Untuk Pemula. Pemanasan berguna untuk meregangkan/melemaskan otot-otot yang akan kita gunakan. Jika tidak, sobat bisa saja kram dan cidera yang tentunya hal tersebut tidak kita inginkan. Mau cari sehat kok malah sakit, ye kan. Pemanasan bisa dengan gerakan sederhana yang melibatkan otot kaki.

2. Pilih Pakaian Jogging yang Nyaman

Hal yang membuat olahraga jogging makin asik adalah pakaian. Oleh karena itu pastikan pilih pakaian jogging yang nyaman. Hal terpenting dalam memlih pakaian jogging adalah yang cepat melepas panas, karena jika tidak maka tubuh akan terasa cepat panas. Selain itu direkomendasikan dengan memilih pakaian yang berteknolgi dryfit atau yg cepat kering. Bagi kaum wanita tak perlu khawatir, sekarang banyak kok brand sport yang sesuai dengan keinginanmu.

3. Kenakan Sepatu Lari

Hal paling dasar yang harus sobat pakai adalah sepatu lari. Sepatu lari tak harus mahal, banyak juga yang murah dan sudah mencukupi kebutuhanmu. Tapi, kalau mau yang mahal, banyak pilihan juga kok “Yang penting gaya dulu ye kan” 😀 . Dalam memilih sepatu, pastikan sesuai dengan tipe kaki dan ukuran kaki. Karena bisa berdampak pada cidera yang bisa membuatmu kapok jogging.

4. Mulai dengan Berjalan

Mulailah dengan jalan kaki perlahan kemudian mulai percepat langkah dan lari perlahan-lahan. Namanya juga jogging adalah lari santai, jadi ketika melakukannya tidak merasa terengah-engah. Banyak pemula ketika mulai melakukan jogging langsung berlari. Hal ini tentunya sangat tidak dianjurkan. Jika langkah kaki sudah mulai nyaman, sobat bisa meningkatkan kecepatannya. Tapi ingat, masih dalam kecepatan yang wajar agar tidak cepat merasa capek / terengah – engah.

5. Tegakkan Tubuh

Postur tubuh tegak dan agak condong kedepan. Diusahakan jangan posisi bungkuk ya, karena banyak pelari yang berlari dengan posisi ini. Hal ini berakibat merusak kesehatan postur dan tulang belakang. Saat berlari, pastikan dada membusung, dan bahu ditegakkan ke belakang untuk mencegah cedera tulang belakang dan memperbaiki postur tubuh.

6. Rileks

Tetap dalam keadaan rileks, jangan tegang. Kita kan mau olahraga lari santai, jadi tetap rileks nikmati tiap langkahmu. Jika dengan music bisa membuatmu rileks, tidak ada salahnya sobat membawa smartphone dan headset untuk menemanimu.

7. Atur Napas

Mengatur napas adalah bagian terpenting pada olahraga, termasuk jogging. Karena bisa dibilang olahraga jogging membutuhkan Oksigen yang banyak. Dengan ritme bernapas terus-menerus. Oksigen yang dihirup akan dipompa ke dalam sel seluruh tubuh. Sobat bisa menghitung langkah dan hirup udara masuk dan keluar. Misalnya, tarik napas perlahan melalui hidung selama tiga langkah, lalu buang napas perlahan melalui hidung untuk tiga langkah berikutnya. Jumlah langkah dalam tarikan/buangan napas tergantung masing-masing orang dan medan yang dilalui. Untuk lari ditanjakan, bisa menggunakan 2-2 (2 langkah tarikan napas dan 2 langkah buang napas atau bisa juga 1-1.

8. Pendinginan / Cooling down

Pendinginan / cooling down setelah olahraga jogging sangat diperlukan. Hal tersebut sama halnya dengan pemanasan sebelum jogging. Pendinginan dapat membantu otot merasa nyaman dan dapat terhindar dari cidera.

Oke sobat lari, itu tadi cara jogging yang benar agar tidak kapok :D. Selamat mencoba dan sehat selalu ya.

Tinggalkan komentar